Tampilkan postingan dengan label Berita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Berita. Tampilkan semua postingan

Rabu, 01 April 2009

Pesawat tercepat didunia


[U]LONDON - Sekumpulan teknisi asal Inggris Selasa lalu mengumumkan pada publik mengenai rencana penerbangan dari Eropa ke Australia kurang dari lima jam.

Pesawat A2, didesain oleh perusahaan teknik Reaction Engines yang berbasis di Oxfordshire, Inggris Selatan. Pesawat tersebut mampu membawa 300 penumpang dengan kecepatan hampir 6.400 km per jam, atau lima kali lebih cepat dari kecepatan suara.

A2 mempunyai panjang 143 meter, sekira dua kali lipat lebih panjang dibandingkan jet terbesar saat ini. Tidak hanya itu, A2 mempunyai kemampuan terbang non-stop sejauh kurang lebih 20.000 km.



"Pesawat ini dapat beroperasi hingga 25 tahun mendatang," ujar Vice President European Space Agency sekaligus Project Officer The Long-Term Advanced Propulsion Concepts and Technologies (LAPCAT) Alan Bond pada Guardian Daily, yang dikutip AFP, Rabu (6/2/2008).

"A2 direncanakan akan meninggalkan Airport Internasional Brussels terbang via Atlantik Utara melewati North Pole kemudian bantaran Pasifik lalu berakhir di Sydney," jelasnya mengenai rute penerbangan A2.

Penerbangan ini akan memakan waktu 4 jam 40 menit. "Hal itu memang sulit dipercaya. Tapi, kita berada di generasi masa depan, tidak ada yang tidak mungkin untuk melakukan perjalanan sehari ke Australasia," imbuhnya.

Tarif yang akan diberlakukan untuk pesawat A2 sekira 3.500 pounds atau kurang lebih [B]Rp64 juta[/B]
Selengkapnya...

LALAT Adalah Penerbang Terhebat di Dunia

Ketika terbang, lalat mengepakkan sayapnya kurang lebih 500 kali setiap detik. Padahal tak satu pun mesin buatan manusia yang memiliki kecepatan luar biasa itu. Kalaupun ada, tentu akan terbakar dan hancur akibat gaya gesek.

Namun sayap/persendian lalat tidak mengalami kerusakan. Lalat dapat terbang kearah manapun tanpa terpengaruh oleh arah kecepatan angin. Padahal dengan teknologi yang paling mutakhir sekalipun, manusia belum mampu membuat mesin yang memiliki spesifikasi dan teknik terbang yang luar biasa seperti lalat. [jo/tahkhkm]
Selengkapnya...

Iran Tembakkan Rudal Bawah Air Tercepat

Teheran, Minggu

Iran, Minggu (2/4) menyatakan telah berhasil menguji-tembakkan apa yang mereka sebut rudal bawah-air tercepat di dunia selama latihan perang sepekan di kawasan Teluk.

"Rudal bawah-air tercepat dunia berhasil diuji-tembakkan pada hari ketiga ’latihan perang Nabi Suci’," kata sebuah siaran televisi di Iran tanpa memberikan sumber atau penjelasan lebih lanjut.

Negara-negara Barat mengamati dengan tegang perkembangan dalam kemampuan rudal Iran di tengah ketegangan menyangkut program nuklir negara itu, yang disebut Barat bertujuan membuat bom atom. Iran mengatakan bahwa program nuklirnya hanya untuk kepentingan sipil.

Jumat, angkatan bersenjata Iran menyatakan, mereka telah berhasil menguji-tembakkan sebuah rudal buatan dalam negeri yang diluncurkan dari darat yang bisa menghindari radar.

"Komando rudal angkatan udara Garda Revolusi berhasil menguji sebuah generasi baru rudal," kata Hossein Salami, kepala staf angkatan udara Garda Revolusi, kepada televisi pemerintah. "Rudal ini bisa menghindari radar dan rudal-rudal anti-rudal," lanjutnya.

"Teknologi ini sepenuhnya baru, tidak meniru sistem rudal lain yang mungkin ada di negara-negara lain," katanya, dengan menambahkan bahwa rudal itu bisa membawa banyak hulu-ledak.

Televisi menyatakan, jenis rudal yang diuji itu dinamai Fajr-3, namun Salami tidak menyebutkan nama senjata baru itu atau daya-jangkau rudal tersebut, dengan mengatakan itu bergantung pada berat hulu-ledak. Menurutnya, itu merupakan sebuah senjata defensif.

Sebuah situs urusan militer yang berpusat di AS, globalsecurity.org, menggambarkan Fajr-3 sebagai sebuah roket artileri 240-mm dengan jangkauan 25 mil, yang merupakan salah satu dari kelompok roket ringan yang dikembangkan Iran, terutama untuk penggunaan taktis di medan perang.

Namun, situs itu juga menyatakan, Iran telah mengerjakan sebuah rudal lain yang bernama Kosar, yang tidak akan bisa dideteksi oleh radar dan dirancang untuk menenggelamkan kapal di Teluk.

Menyertai laporan mengenai uji-coba itu, televisi pemerintah Iran menayangkan gambar satu rudal yang diluncurkan dari darat. Televisi itu juga menyebutnya sebagai sebuah "rudal jarak jauh". Sayangnya, pejabat-pejabat Iran tidak bisa dihubungi untuk dimintai penjelasan lebih lanjut tentang hal itu.

Pengujian-pengujian itu merupakan bagian dari latihan sepekan angkatan laut Iran yang dimulai Jumat dan berlangsung di kawasan Teluk dan Laut Oman. Pasukan-pasukan darat dan udara juga mengambil bagian dalam latihan perang itu untuk menunjukkan "kemampuan pertahanan" Iran, kata Kantor Berita IRNA.
Selengkapnya...

Analogue Calendar

 
template by suckmylolly.com flower brushes by gvalkyrie.deviantart.com